RISK ASSESSMENT PENANGANAN COVID-19 MASJID AL BAROKAH

DKM Al Barokah melakukan tindakan-tindakan pencegahan penyebaran virus Covid-19 dengan melakukan analisis Risk Management disesuaikan dengan peraturan menteri, surat edaran, himbauan dan pedoman yang dikeluarkan Pemerintah.

RISK MANAGEMENT PENANGANAN COVID-19 MASJID AL BAROKAH

COVID-19 dapat menyebabkan gejala yang mirip dengan flu, termasuk demam, batuk, sakit tenggorokan, kelelahan atau sesak napas.

Kebanyakan orang yang terinfeksi mengalami penyakit ringan yang darinya mereka pulih sepenuhnya. Pada kasus yang lebih parah, penderita Covid-19 akan mengalami Pneumonia. Orang-orang yang beresiko tinggi adalah kelompok orang tua dan yang memiliki riwayat medis kronis atau sistem kekebalan tubuh yang lemah.

Sumber Penularan

  1. Dari kontak dekat dengan orang yang terinfeksi
  2. Dari menyentuh benda atau permukaan yang terkontaminasi oleh bersin atau batuk orang yang terinfeksi dan kemudian menyentuh mata, hidung atau mulut Anda.

Gejala Utama

Virus Corona memiliki gejala yang muncul 2 sampai 14 hari setelah terkena paparan. Diperlukan waktu 14 hari untuk memastikan seseorang positif terinfeksi virus Corona.

Gejala utama yang harus diwaspadai adalah:

  • Batuk
  • Sesak Napas
  • Demam dengan suhu tinggi mencapai 38 derajat celsius atau lebih
  • Hidung beringus
  • Sakit kepala
  • Merasa tidak enak badan

Perlu diperhatikan, beberapa virus Corona dapat menyebabkan gejala yang parah. Infeksi dapat berubah menjadi bronkitis dan pneumonia akibat virus Corona.

Virus Corona akan memperlihatkan tanda-tanda yang lebih serius dan harus segera mendapatkan bantuan medis. Tanda-tanda peringatan darurat tersebut adalah:

  1. Kesulitan bernapas
  2. Nyeri atau ada tekanan yang menetap di dada
  3. Kebingungan atau ketidakmampuan untuk bangkit
  4. Bibir atau wajah membiru

Jika telah mengalami gejala tersebut, Anda harus melakukan pengecekan ke tenaga medis dan perlu untuk mengisolasi diri.

 

Pencegahan/Preventive

Pencegahan Diri

Melakukan Pola Bersih Hidup Sehat sebagai berikut :

Bersihkan tangan secara teratur dengan sabun dan air atau pembersih tangan berbasis alkohol.

Tutupi hidung dan mulut dengan tisu atau siku yang tertekuk saat batuk atau bersin, buang tisu segera setelah digunakan dan cuci tangan atau oleskan sanitiser .

Hindari menyentuh wajah, hidung dan mulut dan berjabat tangan.

Hindari kontak dekat dengan siapa pun yang tidak sehat. Cobalah untuk tetap 1,5 meter dari siapa pun yang batuk atau bersin.

Tetap di rumah jika Anda tidak sehat.

Pencagahan Lingkungan Masjid Al Barokah

Fasilitas mencuci tangan di setiap pintu masuk masjid dan memastikan hand sanitizer dijaga tetap bersih, diisi dengan baik, dan dalam keadaan baik.

Menyediakan sanitiser tangan berbasis alkohol, tisu dan bahan pembersih.

Penyemprotan disenfektan pada lingkungan masjid.

Menggunakan thermo gun untuk mengukur temperature tubuh jamaah. Bagi jamaah dengan temperature tubuh > = 38C, tidak diperkenankan untuk sholat berjamaah dan dipersilahkan untuk melakukan penyembuhan terlebih dahulu

Menggunakan masker bagi petugas thermo gun.

Melakukan proses physical distancing untuk sholat berjamaah minimal sekitar 1 meter.

Mempromosikan praktek kebersihan yang baik, misalnya.dengan memajang poster pencegahan penyebaran Covid 19, dan  menggunakan media komunikasi masjid sebagai alat informasi.

Menjaga lingkungan masjid Al Barokah selalu tetap bersih dan higienis. Secara teratur membersihkan permukaan sentuhan tinggi seperti gagang pintu, microphone, lantai masjid dengan antiseptic atau disenfectan untuk membantu mencegah kontaminasi.

Menghimbau jamaah yang sakit penyakit pernapasan untuk tetap di rumah sampai mereka pulih dan menyarankan untuk berdiam diri di rumah selama kurun waktu tertentu.

Ikuti saran dari otoritas kesehatan tentang jarak sosial dan pertemuan publik.

 

Penanganan/Recovery

Penanganan  Jika Sudah Ada Yang Terjangkit

Melaporkan orang yang dicurigai atau dikonfirmasi COVID-19 tetapi tidak mendapatkan akses kesehatan kepada Hotline Penanganan Covid 19 Kabupaten Bogor di  119 dan 112.  Pihak lingkungan harus memastikan pihak otoritas datang dan melakukan tindakan yang diperlukan sesuai procedure.

 

 

Referensi

https://www.kemkes.go.id/article/view/20031700001/Dokumen-Resmi-dan-Protokol-Penanganan-COVID-19.html

Surat Edaran Menteri Kesehatan Nomor HK.02.01/MENKES/199/2020 tentang Komunikasi Penanganan Coronavirus Disease 2019 (COVID-19)

Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 9 Tahun 2020 Tentang Pedoman Pembatasan Sosial Berskala Besar dalam Rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19)

Surat Edaran Menteri Kesehatan Nomor HK.02.01/MENKES/199/2020 tentang Komunikasi Penanganan Coronavirus Disease 2019 (COVID-19)

Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Coronavirus Disease (COVID-19)

Surat Edaran Nomor HK.02.01/MENKES/202/2020 tentang Protokol Isolasi Diri Sendiri dalam Penanganan Coronavirus Disease (COVID-19)

 

About Permana Angga Suwita 32 Articles
Penyuka kesederhanaan walaupun kadang pemikirannya tidak sederhana. Mungkin karena hidup ini memang tidak sederhana.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*